Connect with us

Sikap Pencak Silat Harusnya Sportif, Pesilat Malaysia Malah Mengamuk Bubar Pertandingan

Sikap Pencak Silat Harusnya Sportif, Pesilat Malaysia Malah Mengamuk Bubar Pertandingan

Viral

Sikap Pencak Silat Harusnya Sportif, Pesilat Malaysia Malah Mengamuk Bubar Pertandingan

Sikap Pencak Silat Harusnya Sportif, Pesilat Malaysia Malah Mengamuk Bubar Pertandingan

Viralnesia – Selain teknik dasar pencak silat, hal yang harus dikuasai oleh para pesilat adalah sikap pencak silat. Sportivitas merupakan salah satu wujudnya. Jadi bukan sekadar sikap jongkok dalam pencak silat atau sikap pasang dalam pencak silat, tapi lebih kepada tujuan pencak silat.

Bagaimanapun juga tujuan pencak silat adalah membawa perdamaian ke muka bumi. Tapi di ajang Asian Games 2018 justru ada beberapa peristiwa yang mencoreng sikap dan tujuan tersebut.

Sikap Pencak Silat Perlu Dijunjung Tinggi

Pesilat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi pada babak final Asian Games 2018 harus menelan kenyataan pahit karena kalah dari pesilat asal Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Sayangnya laga ini harus dicederai oleh tindakan yang kurang sportif dari atlet Malaysia.

Secara pribadi Mohd Al Jufferi menyatakan bahwa dirinya merasa dicurangi oleh keputusan-keputusan juri. Ia merasa serangannya, baik pukulan ataupun tendangannya tepat sasaran dan berhak mendapatkan poin. Sayangnya wasit dan juri berkata lain. Serangannya memang banyak, tapi tidak berhak untuk mendapatkan poin.

Jufferi sempat unggul pada awal-awal pertandingan, tapi keadaan dibalikkan oleh Komang Harik Adi Putra. Jufferi pun mundur dari laga setelah pertandingan berlangsung selama 1 menit 58 detik. Padahal 2 detik lagi laga usai, tapi ia memilih untuk walk-out.

Walk-out Nanggung

Seharusnya bila pesilat Malaysia ini ingin melakukan walk-out, hal itu kiranya cocok jika dilakukan di awal atau tengah pertandingan. Bukan malah menjelang akhir. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Ia justru mundur dari laga karena menduga wasit juri telah tidak adil dalam memberikan poin.

Perbuatan kurang terpuji pun dilakukan lagi oleh Jufferi. Ia justru merusak dinding pembatas yang hanya terbuat dari papan tipis di ruang transit. Meskipun saat itu ia sedang kesal, tapi tindakan merusak fasilitas Asian Games 2018 hanya karena ingin meluapkan emosi yang sedang buncah tidaklah dapat dibenarkan.

Untungnya Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, yaitu Syed Saddiq langsung bertindak cepat dan menenangkan pesilat dari Malaysia itu. Beliau memeluknya dan menyuruhnya untuk bersikap tenang.

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Viral

Facebook

HITZ!

Advertisement webdewa
To Top